DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Bakti, menyampaikan kritik terkait kerusakan ekologis dan konflik kemanusiaan yang ditampilkan dalam film Pesta Babi karya Dandhy Dwi Laksono tersebut.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi dan Dosen Program Studi Budidaya Peternakan Universitas Syiah Kuala, Ir. Hendra Koesmara, menilai Aceh memiliki modal sumber daya manusia yang kuat untuk menopang pengembangan industri unggas modern dalam skala besar.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Polemik jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026 mulai menuai perhatian kalangan akademisi. Keinginan agar agenda olahraga terbesar di Aceh itu tetap berlangsung sesuai rencana dinilai bukan sekadar soal teknis penyelenggaraan, melainkan menyangkut masa depan pembinaan prestasi daerah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wacana pencabutan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) oleh DPRA memantik perhatian luas. Pernyataan Ketua DPRA, Zulfadhli alias Abang Samalanga, langsung menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan soal kewenangan kelembagaan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wacana penerapan ambang batas (parliamentary threshold) di tingkat DPRD yang diusulkan Anggota DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menjadi perhatian dari kalangan akademisi.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe -Akademisi Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Pasya, menilai wacana penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) hingga ke tingkat daerah perlu dipertimbangkan secara serius guna memperkuat sistem kepartaian dan kualitas demokrasi lokal.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh sekaligus Founder Aceh Governance Lab, Chaidir Ali, menilai perubahan arah kebijakan terkait dengan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) menunjukkan pergeseran dari prinsip jaminan kesehatan universal menuju sistem yang lebih selektif.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi Universitas Iskandar Muda, Usman Lamreung, mengkritik praktik pengelolaan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRA yang dinilai masih berada abu-abu dan rawan disalahpahami hingga disalahgunakan.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Buku Teladan Sang Menteri karya akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi diluncurkan dalam rangkaian diskusi yang digelar Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKU-MI) di Ruang VIP Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (6/4/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh mengubah kebijakan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) melalui Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026. Langkah ini dinilai sebagai strategi memperbaiki tata kelola layanan kesehatan agar lebih fungsional, adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan di tengah kemampuan fiskal daerah yang terbatas.
DIALEKSIS.COM | Manila - Akademisi asal Aceh tampil dalam forum internasional psikologi perdamaian, The International Network for Peace Psychology (INPP) 2026, yang berlangsung pada 23-27 Maret 2026 di Ateneo de Manila University. Keterlibatan mereka difasilitasi oleh International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) bersama The Sasakawa Peace Foundation.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Monalisa mengatakan Pemerintah Aceh perlu menata ulang regulasi, memperkuat fungsi pengawasan, serta monitoring di lahan gambut, baik di wilayah perusahaan maupun masyarakat.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Penerbitan 20 izin usaha pertambangan (IUP) dengan total konsesi mencapai 44.585 hektare di Aceh menuai kritik. Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan komitmen perlindungan lingkungan, terlebih di tengah kondisi ekologis daerah yang dinilai kian rentan.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pakar Komunikasi Politik dan Militer, Dr. Selamat Ginting, M.I.Kom, sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Tertutup Doktoral Ilmu Politik di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, Kamis (29/1/2026). Sidang berlangsung sejak pukul 10 30-12.45. Sekitar 2 jam 15 menit. di ruang sidang tertutup berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3 Menara UNAS, JL RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aceh Tamiang yang tercatat sebagai salah satu kawasan paling parah terdampak banjir dan longsor pasca munculnya Siklon Tropis Senyar dinilai layak dijadikan pusat kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi nasional. Pandangan itu disampaikan Dr. Ir. Syaifullah Muhammad, ST, M.Eng, akademisi Universitas Syiah Kuala sekaligus Kepala ARC-PUIPT Nilam Universitas Syiah Kuala, yang melihat peluang strategis di balik bencana yang menimpa wilayah tersebut.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, mendapat apresiasi atas peran aktifnya dalam mendorong percepatan penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh. Upaya koordinasi yang dilakukannya dinilai membantu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya di daerah terdampak.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pernyataan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, yang mengingatkan kembali soal kewajiban izin penggalangan dana untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memantik reaksi publik.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang 18 kabupaten/kota di Aceh pada akhir November meninggalkan kerusakan luas. Infrastruktur dasar runtuh, layanan publik tersendat, dan manajemen pemerintahan di daerah terdampak ikut goyah. Situasi ini, menurut akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Econ, membutuhkan terobosan kelembagaan yang lebih dari sekadar respons darurat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Drs. Umar Solikhan, M.Hum., menegaskan bahwa pembakuan dan penetapan bahasa daerah di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pendekatan ilmiah yang terukur.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi dan peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Monalisa Aurora, menilai bahwa penerapan konsep agroforestry atau sistem wanatani merupakan solusi paling efektif dalam menjaga kelestarian hutan Aceh sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.