Minggu, 16 Agustus 2026
Beranda / /

  • Sekjen IPPEMATA: Kedamaian Aceh Harus Disertai Kesejahteraan
    Aceh | baru 20 menit lalu
    Sekjen IPPEMATA: Kedamaian Aceh Harus Disertai Kesejahteraan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA) Banda Aceh, Riza Amri, menilai berbagai persoalan yang terjadi di Aceh tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan ketertiban atau kegaduhan semata.

  • Forkopimda Aceh Bahas Situasi Pascakerusuhan Hari Damai
    Aceh | sekitar 1 jam lalu
    Forkopimda Aceh Bahas Situasi Pascakerusuhan Hari Damai

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinamika kerusuhan yang diwarnai penaikan Bendera Bintang Bulan pada Hari Damai Aceh menjadi fokus diskusi dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Minggu (16 Agustus 2026). 

  • Represi Aparat Warnai Hari Damai Aceh, KontraS: Jangan Ulangi Trauma Masa Lalu
    Polkum | sekitar 4 jam lalu
    Represi Aparat Warnai Hari Damai Aceh, KontraS: Jangan Ulangi Trauma Masa Lalu

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Suasana peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada Sabtu, 15 Agustus 2026, berubah mencekam. Momentum yang mestinya diisi dengan refleksi atas dua dekade lebih perdamaian di Tanah Rencong itu justru diwarnai kerusuhan setelah aparat keamanan bertindak represif terhadap warga yang hadir.

  • ”Quo Vadis” 21 Tahun Damai Aceh
    Opini | 1 hari lalu
    ”Quo Vadis” 21 Tahun Damai Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Dua puluh satu tahun sudah sejak Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ditandatangani di Helsinki, ibukota Finlandia. Perang saudara di Aceh resmi berakhir. Senjata gerilyawan GAM diserahkan dan dipotong oleh AMM (Aceh Monitoring Mission) pimpinan Pieter Cornelis Feith, diplomat senior Belanda.



  • Problem Keadilan pasca 21 Tahun MoU Helsinki
    Opini | 2 hari lalu
    Problem Keadilan pasca 21 Tahun MoU Helsinki

    DIALEKSIS.COM | Opini - Nota Kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka yang menghadirkan penyelesaian damai atas konfllik Aceh ditandatangani di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005 lalu. Dua puluh satu tahun setelahnya, tidak bisa dikatakan bahwa perdamaian Aceh sesuatu yang biasa saja. Ketiadaan operasi militer, kontak senjata, bahkan kekerasan bersenjata dalam skala besar seperti yang pernah dialami sebelumnya menjadi berkah tersembunyi. Generasi muda Aceh yang lahir setelah 15 Agustus 2005 tumbuh dalam situasi yang relatif aman. Oleh karenanya, ini bisa dianggap sebagai sebuah capaian yang besar. 


  • 21 Tahun MoU Helsinki, Apa yang Belum Selesai di Aceh?
    Analisis | 2 hari lalu
    21 Tahun MoU Helsinki, Apa yang Belum Selesai di Aceh?

    DIALEKSIS.COM | Analisis - Setiap 15 Agustus diperingati sebagai Hari Perdamaian Aceh. Tahun 2026 ini, Hari Perdamaian Aceh itu memasuki Tahun ke-21. Atas dasar itu, Muhsin mengajak para santri tidak sekadar menjadi penerima warisan perdamaian, tetapi juga menjadi penjaganya.

  • Ketua Relawan Pandawa Lima Aceh Kritik Pemimpin Daerah yang Hanya Menunggu Kucuran Dana Pusat
    Pemerintahan | 9 hari lalu
    Ketua Relawan Pandawa Lima Aceh Kritik Pemimpin Daerah yang Hanya Menunggu Kucuran Dana Pusat

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer pusat dinilai menjadi salah satu penghambat utama terwujudnya kemandirian ekonomi di daerah. Kepala daerah dituntut tidak hanya berpangku tangan menunggu kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan harus mampu menggerakkan perputaran uang rakyat dan pengusaha lokal sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

  • Tim Kajian Wali Nanggroe Serap Aspirasi Subulussalam, Bahas Penguatan MoU Helsinki dan Dana Otsus
    Polkum | 16 hari lalu
    Tim Kajian Wali Nanggroe Serap Aspirasi Subulussalam, Bahas Penguatan MoU Helsinki dan Dana Otsus

    DIALEKSIS.COM | Subulussalam - Tim Kajian Implementasi Nota Kesepahaman Helsinki (MoU Helsinki) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) Lembaga Wali Nanggroe terus menghimpun aspirasi dari pemerintah kabupaten/kota sebagai bahan penyusunan rekomendasi strategis untuk memperkuat implementasi kekhususan Aceh dalam dialog bersama Pemerintah Kota Subulussalam, Jumat (31/7/2026).

  • Lembaga Wali Nanggroe Gandeng Akademisi UTU Perkuat Implementasi MoU Helsinki
    Aceh | 18 hari lalu
    Lembaga Wali Nanggroe Gandeng Akademisi UTU Perkuat Implementasi MoU Helsinki

    DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Tim Kajian Implementasi Nota Kesepahaman Helsinki (MoU Helsinki) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) Lembaga Wali Nanggroe memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi melalui dialog bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Rabu (29/7/2026).

  • Wagub Aceh Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara
    Polkum | 23 hari lalu
    Wagub Aceh Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menindaklanjuti undangan Sekretariat Negara Republik Indonesia, Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Jamaluddin, serta Staf Khusus Gubernur Aceh, T. Irsyadi, menghadiri pertemuan di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (24/7/2026).



« 1 2 3 4 »