Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Dishub Aceh Tegaskan Layanan Pelabuhan Ulee Lheue Optimal Sesuai SOP

Dishub Aceh Tegaskan Layanan Pelabuhan Ulee Lheue Optimal Sesuai SOP

Senin, 30 Maret 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, S.T., M.T. [Foto: Dishub Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memastikan layanan bagi pengunjung dan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh terus berjalan tertib, aman, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, S.T., M.T., menegaskan bahwa pihaknya konsisten mengawasi seluruh layanan yang diberikan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Menurut Teuku Faisal, seluruh aktivitas pelayanan di pelabuhan telah memiliki SOP yang menjadi pedoman kerja petugas di lapangan. Dengan demikian, setiap proses pelayanan, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan, dipastikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Dishub Aceh memiliki SOP yang jelas dan terus memastikan seluruh petugas menjalankannya dalam memberikan pelayanan kepada siapa pun yang menggunakan fasilitas dan transportasi di Pelabuhan Ulee Lheue. Kami ingin pelayanan tetap maksimal, tertib, dan nyaman,” ujar Teuku Faisal kepada Dialeksis, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, pengawasan pelayanan tidak hanya dilakukan secara langsung di lapangan, tetapi juga diperkuat dengan teknologi. Dishub Aceh telah memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis serta memanfaatkan basis informasi dalam grup terhubung untuk memantau kondisi secara real time.

“Dengan CCTV dan sistem informasi yang terkoneksi, setiap dinamika di lapangan bisa segera diketahui dan direspons cepat. Ini bagian dari komitmen kami memastikan pelayanan berjalan optimal sesuai SOP,” tambahnya.

Selain itu, Dishub Aceh juga menegaskan bahwa sistem pelayanan tiket kini semakin transparan dan mudah diakses. Untuk kapal ro-ro maupun kapal cepat, masyarakat telah dapat memanfaatkan layanan tiket secara online, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada perantara atau calo.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan tiket online yang sudah tersedia, baik untuk kapal ro-ro maupun kapal cepat. Tidak perlu melalui calo, karena sistem sudah kami siapkan agar lebih aman dan transparan,” tegasnya.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus balik, Dishub Aceh juga melakukan penyesuaian layanan operasional kapal dengan menambah jadwal pelayaran hingga malam hari. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan serta memberikan fleksibilitas waktu bagi penumpang.

“Kami juga menambah layanan kapal hingga malam hari untuk mengantisipasi arus balik, sehingga penumpang memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan,” jelas Teuku Faisal.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga 18 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 41.848 orang, dengan rincian kendaraan roda dua sebanyak 7.769 unit dan roda empat 1.879 unit. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat melalui Pelabuhan Ulee Lheue dalam periode angkutan lebaran.

Teuku Faisal berharap masyarakat dapat mengikuti jadwal yang telah ditetapkan serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

“Harapan kami, seluruh pengguna jasa dapat memanfaatkan layanan ini dengan tertib dan menyesuaikan diri dengan jadwal yang ada. Kami akan terus hadir memastikan pelayanan di pelabuhan berjalan maksimal sesuai SOP,” pungkasnya. [arn]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI