Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / PLN Mobile Jadi Andalan Saat WFH, Ini Layanan yang Bisa Dimanfaatkan

PLN Mobile Jadi Andalan Saat WFH, Ini Layanan yang Bisa Dimanfaatkan

Senin, 13 April 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

PLN Mobile. [Foto: dok PLN]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah. Di sisi lain, lonjakan penggunaan perangkat elektronik di rumah turut mendorong kenaikan kebutuhan daya listrik masyarakat.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL Gregorius Adi Trianto mengungkapkan bahwa tren WFH membuat konsumsi listrik rumah tangga meningkat signifikan, terutama dari penggunaan laptop, pendingin ruangan, hingga perangkat pendukung kerja lainnya.

“Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat. Pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut melalui layanan tambah daya yang tersedia di PLN Mobile secara praktis,” ujarnya.

PLN pun mendorong pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan dalam satu platform.

Gregorius menambahkan, tidak hanya layanan tambah daya, aplikasi tersebut juga menyediakan fitur pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pencatatan meter mandiri.

“Selain tambah daya, pelanggan juga dapat melakukan pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga catat meter mandiri dalam satu aplikasi,” imbuhnya.

Untuk mengajukan tambah daya, pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, memilih menu “Ubah Daya dan Migrasi”, memasukkan ID pelanggan atau nomor meter, melengkapi data, serta melanjutkan proses hingga pembayaran. Seluruh proses dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi.

Tak hanya itu, PLN juga membuka kanal pengaduan digital melalui aplikasi tersebut. Pelanggan dapat melaporkan gangguan listrik dengan melengkapi detail laporan, termasuk foto, deskripsi, serta memilih waktu kedatangan petugas.

“Dalam satu aplikasi, pelanggan dapat mengelola kebutuhan listriknya dengan lebih mudah dan praktis sesuai dengan aktivitas sehari-hari,” tutup Gregorius. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI