Jum`at, 22 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Pasokan Air di Pante Raya Wih Pesam Terputus, PDAM Tirta Bengi Perbaiki Pipa

Pasokan Air di Pante Raya Wih Pesam Terputus, PDAM Tirta Bengi Perbaiki Pipa

Kamis, 21 Mei 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Pasokan Air di Pante Raya Wih Pesam Terputus, PDAM Tirta Bengi Perbaiki Pipa. [Foto: Diskominfo BM]


DIALEKSIS.COM | Redelong - Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bengi di wilayah Jalan Bandara Rembele - Pante Raya Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, mengalami putus total selama sembilan hari berturut-turut hingga Rabu, 19 Mei 2026.

Akibat terhentinya distribusi air tersebut, masyarakat setempat terpaksa mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejumlah warga menggunakan jasa mobil tangki air yang disalurkan melalui selang ke pemukiman warga sebagai sumber pasokan sementara. Berbagai wadah penampungan air pun disiapkan masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga.

Salah satu warga setempat, Afuwan, berharap agar penanganan yang dilakukan pihak terkait dapat segera diselesaikan sehingga pasokan air kembali normal seperti sediakala.

“Kami berharap pasokan air dapat segera pulih kembali karena air sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Pelaksana Tugas Pimpinan PDAM Tirta Bengi Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, S.IP., M.Si, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp menjelaskan bahwa gangguan distribusi air terjadi akibat adanya pekerjaan perbaikan jaringan perpipaan.

“Perbaikan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih empat hari,” jelasnya yang dilansir pada Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, saat ini pihak PDAM tengah melakukan perbaikan sekaligus pemindahan jalur pipa di lokasi dekat Jembatan Batalyon. Langkah tersebut dilakukan karena pipa pada titik tersebut kerap mengalami kerusakan atau pecah akibat dampak bencana alam yang pernah terjadi sebelumnya.

Pihak PDAM Tirta Bengi juga diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal dalam waktu dekat. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI