DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Persatuan Melayu Berketurunan Aceh Malaysia (PERMEBAM) mengajukan kerja sama dengan Yayasan Aceh Meugah Sejahtera (AMS) dalam rangka penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh.
Hal tersebut tertuang dalam surat resmi PERMEBAM yang ditujukan kepada Ketua Yayasan AMS di Banda Aceh. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa bantuan berupa barang dari warga Aceh yang bermukim di Malaysia saat ini telah berada di Pelabuhan Port Klang, Malaysia, dan siap untuk segera dikirim ke Aceh.
Presiden PERMEBAM, Datuk Mansur menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dari masyarakat Aceh di perantauan yang memiliki kepedulian terhadap kondisi bencana yang terjadi di tanah kelahiran mereka.
“Barang bantuan dari warga Aceh di Malaysia saat ini telah berada di gudang Pelabuhan Port Klang dan akan segera dikirimkan ke Aceh untuk disalurkan kepada korban banjir dan tanah longsor,” kata Datok Mansur kepada media dialeksis.com, Rabu (15/4/2026).
Dalam upaya memperlancar proses distribusi, PERMEBAM berharap dapat bekerja sama dengan Yayasan Aceh Meugah Sejahtera, khususnya dalam hal pengantaran dan penyaluran bantuan setibanya di Aceh.
Tidak hanya sebatas koordinasi administratif, PERMEBAM juga menekankan pentingnya keterlibatan langsung dalam proses penyerahan bantuan di lapangan. Mereka meminta agar dilibatkan saat proses penerimaan barang di pelabuhan tujuan di Aceh, termasuk di kawasan Krueng Geukueh.
Selain itu, PERMEBAM juga berharap seluruh perkembangan terkait pengiriman dan penyaluran bantuan dapat diinformasikan secara terbuka kepada pihak mereka.
"Kerja sama ini diharapkan dapat memastikan bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia tersalurkan secara tepat sasaran dan efektif kepada masyarakat yang terdampak bencana," tutupnya. [nh]