Minggu, 23 Agustus 2026
Beranda / Berita / Dunia / Iran Serukan Akhir Perang, AS Siapkan Senjata Baru: Sanksi Ekonomi

Iran Serukan Akhir Perang, AS Siapkan Senjata Baru: Sanksi Ekonomi

Sabtu, 22 Agustus 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Mohsen Rezaei, sekarang sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, pada upacara perpisahan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang terbunuh pada 28 Februari [Foto: Mohammed Salem/Reuters]


DIALEKSIS.COM | Teheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan agar perang dengan Amerika Serikat segera diakhiri. Ia menilai Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat, meski pembicaraan diplomatik dengan Washington masih buntu.

Pezeshkian juga membela nota kesepahaman yang dicapai dengan AS pada Juni. Menurutnya, kesepakatan tersebut tidak berisi klausul yang menunjukkan Iran menyerah atau memberikan konsesi sepihak.

Di sisi lain, militer Iran menegaskan tetap siap menghadapi ancaman baru. Ketegangan juga masih terjadi di Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting bagi perdagangan minyak dunia.

Oman berupaya mendorong Iran dan AS kembali berdialog. Namun, Presiden AS Donald Trump masih meragukan kesiapan Teheran untuk mencapai kesepakatan dan memperingatkan konsekuensi ekonomi bagi negara yang membantu Iran.

AS juga menyiapkan paket sanksi baru. Menteri Keuangan Scott Bessent bahkan menyatakan Washington berupaya menekan pemerintah Iran melalui kampanye sanksi ekonomi. China menentang pendekatan tersebut dan menyerukan penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik. [Aljazeera, AFP, Reuters]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
pema - damai
dishub