Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Desain Kemasan Jadi Senjata Baru IKM Hadapi Persaingan Pasar

Desain Kemasan Jadi Senjata Baru IKM Hadapi Persaingan Pasar

Minggu, 10 Mei 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Kemasan produk. [Foto: Shutterstock]


DIALEKSIS.COM | Cikarang - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai kemasan kini menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya saing produk industri kecil dan menengah (IKM) di tengah ketatnya persaingan pasar. Tidak lagi sekadar pelindung produk, kemasan dinilai mampu menjadi identitas merek sekaligus alat komunikasi visual untuk menarik minat konsumen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan desain kemasan berkualitas dapat memperkuat posisi produk lokal agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional. Menurutnya, konsumen kini semakin mempertimbangkan tampilan kemasan sebelum membeli suatu produk.

“Kemasan yang berkualitas dan berdaya saing tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi representasi kualitas dan identitas sebuah brand,” kata Agus, Minggu (10/5/2026).

Ia menyebut, pemilihan material, desain visual, informasi label hingga aspek keberlanjutan menjadi perhatian penting konsumen. Karena itu, inovasi kemasan dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku IKM untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk.

Untuk mendukung pengembangan kemasan produk IKM, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) mengoptimalkan peran Klinik Desain Merek dan Kemasan (KDMK) yang telah dibentuk sejak 2003. Fasilitas tersebut membantu pelaku usaha mulai dari pemilihan bahan kemasan, desain label, hingga bantuan cetak kemasan.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengungkapkan sejak 2015 hingga April 2026 sebanyak 2.131 IKM telah menerima fasilitasi perbaikan desain kemasan. Sementara penerima bantuan cetak kemasan tercatat mencapai 679 IKM.

“KDMK hadir untuk membantu IKM dalam pemilihan bahan kemasan yang sesuai dengan produk, teknologi kemasan, serta pengembangan desain kemasan dan label sesuai regulasi,” ujar Reni.

Selain itu, Kemenperin juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem industri kemasan nasional, termasuk melalui kompetisi desain kemasan nasional INPACK Award 2025-2026. 

Pemerintah berharap inovasi kemasan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan dapat menjadi strategi baru bagi produk IKM untuk memenangkan persaingan pasar global. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI