Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Akses Geumpang-Pameu Kembali Dibuka Terbatas, Waspada Longsor Susulan

Akses Geumpang-Pameu Kembali Dibuka Terbatas, Waspada Longsor Susulan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Penanganan longsor di ruas Jalan Nasional Pameu (Kabupaten Aceh Tengah) - Geumpang (Kabupaten Pidie), Provinsi Aceh. [Foto: dok Kemen PU]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan ruas Jalan Nasional Pameu di Kabupaten Aceh Tengah menuju Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, telah kembali dibuka secara terbatas sejak 28 April 2026. Jalur tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat setelah sebelumnya terputus akibat longsor.

Peristiwa longsor terjadi pada 22 April 2026 di titik STA 36+600 hingga STA 37+000 sepanjang kurang lebih 400 meter. Hujan dengan intensitas tinggi memicu runtuhan material berupa tanah, batu berukuran besar, serta vegetasi yang menutup badan jalan dan menghentikan sementara arus lalu lintas.

Sebagai respons cepat, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh langsung melakukan penanganan darurat. Rambu peringatan dipasang di sekitar lokasi, sementara tim lapangan dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material longsor.

Penanganan dilakukan dengan dukungan alat berat, termasuk satu unit bulldozer, tiga excavator, satu breaker, dan tiga dump truck. Proses ini turut melibatkan penyedia jasa, aparat keamanan, serta masyarakat setempat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemerintah terus mengoptimalkan upaya pemulihan konektivitas di jalur tersebut.

“Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada evakuasi material dan pengerahan alat berat. Saat ini jalur sudah dapat dilalui kendaraan roda empat secara terbatas, dan kami terus berupaya agar kondisi segera pulih sepenuhnya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui paket pembangunan Jalan Geumpang“Pameu. Pelaksana Tugas Kepala BPJN Aceh, Yusrizal Kurniawan, menyebut pihaknya tengah menyusun desain penanganan permanen yang komprehensif.

Langkah tersebut mencakup pembangunan proteksi lereng guna mencegah potensi longsor susulan serta meningkatkan keamanan pengguna jalan. Ruas Geumpang-Pameu sendiri memiliki peran strategis sebagai jalur distribusi logistik, pengangkutan hasil perkebunan, serta alternatif penghubung lintas barat dan timur Aceh.

Kementerian PU mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintas, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu longsor susulan. Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI