Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Semua Jalan Sudah Terbuka, Tapi Masih Ada yang Belum Selesai di Balik Pemulihan Ini

Semua Jalan Sudah Terbuka, Tapi Masih Ada yang Belum Selesai di Balik Pemulihan Ini

Kamis, 26 Februari 2026 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua Satgas, Muhammad Tito Karnavian bersama bupati Birueun H. Mukhlis, ST. Foto: doc Kemendagri


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemulihan infrastruktur pascabencana di Pulau Sumatera menunjukkan perkembangan signifikan. Satgas PRR Pascabencana Sumatera melaporkan progres percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terutama pada sektor jalan, jembatan, listrik, dan telekomunikasi.

Ketua Satgas, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama pemulihan mobilitas warga dan distribusi logistik. Saat meninjau penyintas bencana di Pidie Jaya, Sabtu (21/2), Tito menyoroti pentingnya percepatan pembangunan jembatan penghubung yang rusak akibat bencana.

Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, untuk mempercepat penanganan infrastruktur terdampak. “Menteri PU sudah saya kontak, termasuk jajaran teknis di lapangan. Percepatan ini menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat kembali normal,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Berdasarkan data Satgas per 23 Februari 2026, seluruh 38 jalan nasional di Aceh yang terdampak telah beroperasi fungsional. Begitu pula 17 jembatan nasional yang sebelumnya rusak, kini sudah dapat digunakan. Untuk jalan daerah, 1.521 dari 1.637 ruas atau sekitar 92 persen telah berfungsi. Sementara itu, dari 650 jembatan daerah terdampak, 351 jembatan atau 54 persen sudah beroperasi fungsional.

Di Sumatera Utara, seluruh 30 jalan nasional terdampak telah kembali berfungsi. Lima jembatan nasional juga sudah dapat dilalui. Untuk jalan daerah, 607 dari 616 ruas atau 98 persen telah beroperasi. Adapun 344 dari 366 jembatan daerah terdampak atau 93 persen telah fungsional.

Perkembangan serupa terjadi di Sumatera Barat. Seluruh 31 jalan nasional dan 13 jembatan nasional terdampak telah kembali beroperasi. Dari 167 ruas jalan daerah terdampak, 149 ruas atau 91 persen sudah fungsional. Sementara itu, 95 dari 162 jembatan daerah atau sekitar 54,9 persen telah dapat digunakan.

Selain konektivitas darat, pemulihan listrik dan telekomunikasi juga menunjukkan tren positif. Pasokan listrik di Sumatera Barat dilaporkan telah pulih sepenuhnya. Di Aceh dan Sumatera Utara, hanya tersisa sebagian kecil pelanggan yang masih dalam tahap penanganan. Seluruh base transceiver station (BTS) yang sebelumnya terdampak di tiga provinsi tersebut kini telah berfungsi 100 persen.

Satgas memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dilakukan, dengan fokus pada perbaikan permanen dan penguatan infrastruktur agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana ke depan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI