Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Ramai Bendera GAM Saat Bencana, Panglima TNI Peringatkan Tindakan Tegas

Ramai Bendera GAM Saat Bencana, Panglima TNI Peringatkan Tindakan Tegas

Senin, 29 Desember 2025 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam konferensi pers tentang rencana strategis pasca bencana jelang akhir tahun 2025. [Foto: Tangkapan layar media dialeksis.com dalam live youtube Sekretariat Presiden]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan harapannya agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang melakukan provokasi di tengah situasi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI dalam konferensi pers bersama pemulihan dan rencana strategis pasca bencana jelang akhir tahun 2025 dilansir media dialeksis.com dalam live youtube Sekretariat Presiden, Senin (29/12/2025).

Jenderal Agus mengatakan situasi di lapangan yang saat ini masih berfokus pada penanganan darurat dan percepatan pemulihan pascabencana. 

Ia menyinggung atas munculnya isu pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di tengah kondisi masyarakat yang sedang terdampak bencana.

Menurutnya, seluruh elemen negara saat ini tengah bekerja secara maksimal untuk membantu masyarakat. TNI bersama kementerian, lembaga pemerintah, serta unsur masyarakat bahu-membahu dalam upaya evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pemulihan infrastruktur dan kehidupan warga terdampak.

“Di tengah situasi bencana seperti ini, TNI dan semua kementerian serta lembaga masyarakat sedang bekerja untuk membantu percepatan pemulihan akibat bencana alam. Saya harapkan tidak ada kelompok-kelompok yang memprovokasi dan mengganggu proses tersebut,” ujar Jenderal Agus.

Panglima TNI menegaskan bahwa fokus utama pemerintah dan aparat saat ini adalah keselamatan rakyat dan pemulihan kondisi sosial ekonomi di daerah terdampak. 

Oleh karena itu, segala bentuk tindakan yang berpotensi memecah belah, memperkeruh suasana, atau mengganggu kerja kemanusiaan dinilai tidak dapat dibenarkan.

Ia juga menyampaikan sikap tegas TNI terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan tertentu.

Panglima TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketenangan, memperkuat solidaritas, dan mendukung upaya kemanusiaan yang sedang berlangsung. 

“Saya akan tindak tegas kalau ada kelompok-kelompok seperti itu. Terima kasih,” tutup Jenderal Agus Subiyanto.[nh]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI