DIALEKSIS.COM | Opini - Lebih dari dua dekade setelah Reformasi 1998 sudah berlalu, Indonesia memang tidak kembali menjadi negara yang tertutup. Kita masih memilih pemimpin, masih bisa mengkritik pemerintah, masih menyaksikan peralihan kekuasaan secara damai, dan masih melihat ruang publik yang jauh lebih hidup dibanding masa otoritarian.
DIALEKSIS.COM | Opini - Satu per satu lembaga keistimewaan Aceh mulai kembali bergerak. Majelis Adat Aceh telah dikukuhkan sebuah penanda bahwa instrumen kekhususan daerah perlahan dihidupkan kembali. Namun di tengah langkah itu, satu simpul strategis justru masih tertahan tanpa kepastian: Majelis Pendidikan Aceh.
DIALEKSIS.COM | Opini - Hasil survei LPEM FEB UI terhadap 85 ahli ekonomi untuk Semester I 2026 baru-baru ini mengirimkan sinyal peringatan dini yang tidak bisa diabaikan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Di tengah meningkatnya biaya pelayanan kesehatan dan keterbatasan fiskal daerah, Provinsi Aceh menghadapi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan program pembiayaan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Program jaminan kesehatan, subsidi BPJS, pelayanan rumah sakit, hingga penguatan fasilitas kesehatan primer membutuhkan anggaran yang tidak kecil setiap tahunnya. Di sisi lain, Aceh sesungguhnya memiliki satu instrumen ekonomi Islam yang sangat kuat namun belum dimanfaatkan secara optimal: wakaf, (wakaf produktif dan wakaf uang).
DIALEKSIS.COM | Opini - Di Aceh, kesehatan bukan sekadar urusan layanan publik. Ia telah lama menjadi bagian dari identitas politik dan kontrak sosial antara pemerintah dengan rakyat. Karena itu, ketika muncul wacana pencoretan sekitar 823 ribu peserta Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), publik tidak melihatnya hanya sebagai kebijakan administratif biasa. Yang dipertaruhkan adalah rasa aman sosial masyarakat Aceh sendiri.
DIALEKSIS.COM | Opini - Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sejak awal digagas sebagai wujud komitmen pemerintah terhadap hak kesehatan warga. Ia bukan sekadar program teknokratis, melainkan simbol politik kesejahteraan pasca-konflik.
DIALEKSIS.COM | Opini - Ada saat ketika politik harus berhenti memandangi dirinya sendiri. Ada saat ketika elite harus turun dari panggung, menutup mikrofon sejenak, lalu bertanya dengan jujur: rakyat sedang membutuhkan apa?
DIALEKSIS.COM | Opini - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Yogyakarta beberapa waktu lalu kembali membuka perhatian publik pada cara kerja layanan pengasuhan anak usia dini.
DIALEKSIS.COM | Opini - Ada yang janggal dalam cara sebagian anggota dewan berbicara tentang korupsi. Mereka lantang menuding eksekutif merampok uang rakyat. Nada mereka tinggi, retorikanya tajam, seolah berdiri paling depan menjaga uang negara. Tapi di saat yang sama, mereka juga mati-matian mempertahankan sesuatu yang tak kalah problematik yang disebut dana aspirasi.
DIALEKSIS.COM | Opini - Ketika Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyepakati secara politik bahwa otonomi khusus (otsus) Aceh akan diperpanjang melalui revisi UUPA, Aceh belum sepenuhnya bangkit dari banjir dan longsor akhir 2025 lalu.
DIALEKSIS.COM | Opini - Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir November 2025 telah meninggalkan luka mendalam. Lebih dari sekadar kerusakan fisik, bencana ini menghantam fondasi perekonomian rakyat. Data terbaru yang disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Ir. Medrilzam, MPE, PhD, dalam Aceh Economic Forum (27 April 2026) menunjukkan bahwa ekonomi Aceh terkontraksi minus 1,61 persen (year-on-year) pada triwulan IV-2025. Padahal, sebelum bencana, pertumbuhan Aceh berada di jalur positif 5,0 persen. Ini adalah pukulan telak yang membutuhkan strategi percepatan pemulihan luar biasa. Pertanyaannya: apakah kita hanya akan membangun kembali seperti sedia kala, ataukah kita akan membangun Aceh yang lebih tangguh dan berkelanjutan?
DIALEKSIS.COM | Opini - Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 yang telah dibuka pada tanggal 23 April 2026. Musrenbang ini menjadi momentum strategis bagi Aceh dalam menentukan arah pembangunan tahun mendatang.
DIALEKSIS.COM | Opini - Riuh polemik Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) menyerupai ombak yang tak henti menghantam pantai. Suara keresahan rakyat kecil bergema, menyuarakan kecemasan akan kemungkinan hilangnya akses terhadap layanan kesehatan yang selama ini menjadi sandaran hidup. Dalam situasi seperti ini, sering kali kita diingatkan bahwa kebijakan terbaik bukan yang paling keras, melainkan yang paling mampu menjaga harapan tetap hidup.
DIALEKSIS.COM | Opini - Transformasi digital di Indonesia berkembang pesat. Pemerintah mendorong digitalisasi layanan publik, sementara sektor swasta dan startup berlomba mengadopsi kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem otomatis. Di banyak sektor, otomatisasi dianggap sebagai solusi utama untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat layanan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Membayar pajak sering kali masih dipersepsikan sebagai beban yang harus ditanggung oleh masyarakat. Tidak sedikit yang melihatnya sekadar kewajiban administratif, bahkan cenderung ditunda selama masih memungkinkan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Pasca tsunami, Kinerja BRR dalam rehab-rekon, ditambah akumulasi seluruh bantuan asing pasca tsunami, berperan penting dalam menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dari 32,60 persen menjadi 26,65 persen di tahun 2007. Disusul oleh rata-rata pengurangan angka kemiskinan sekitar 5,11 persen per tahun.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sorotan nasional membicarakan wacana mengenai kemungkinan merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra mencuat ke ruang publik setelah laporan eksklusif yang dipublikasikan oleh Tempo.
Laporan tersebut segera memantik reaksi luas, baik dari elite politik, pengamat, hingga masyarakat umum. Isu ini tidak hanya menyentuh dinamika internal dua partai besar, tetapi juga membuka diskursus lebih luas tentang arah konsolidasi kekuatan politik di Indonesia pasca Pemilu 2024.
DIALEKSIS.COM | Opini - Pada pagi hari, 15 April 2026, dalam program Sudut Pandang Langit di MQ FM, sebuah diskusi menghasilkan tulisan ini. Ketika kita berbicara tentang kedaulatan rakyat atas wilayah udara, hal tersebut kerap dipahami sebagai batas imajiner kedaulatan negara tak kasatmata, namun bersifat mutlak.
DIALEKSIS.COM | Opini - Ada apa dengan bulan Mei? dalam kalender politik Indonesia, tak pernah benar-benar netral dan selalu menyita perhatian serius siapa pun peminpin di republik ini. Bulan itu selalu menyimpan memori, sekaligus potensi. Tahun 2026, rangkaian tanggal dari 1 hingga 21 Mei kembali menghadirkan ruang akumulasi energi sosial yang jika tidak dikelola dengan cermat, bisa menjelma menjadi tekanan politik yang nyata bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
DIALEKSIS.COM | Opini - Kopi bukan sekadar minuman. Di banyak tempat di Indonesia, khususnya di Aceh, kopi telah menjelma menjadi medium kebersamaan, ruang dialog, dan jembatan silaturrahmi. Ketika tradisi “kopi bakda subuh berjamaah” tumbuh dan dirawat, ia menghadirkan dimensi yang lebih dalam dari sekadar rutinitas minum kopi”yakni perpaduan antara ibadah, kebersamaan sosial, dan kegembiraan kolektif yang menyehatkan jiwa.