Minggu, 17 Mei 2026

  • Panglima Pengecut
    Celoteh-warga | 4 hari lalu
    Panglima Pengecut

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Sebuah spanduk bertuliskan tinta merah yang dibawa mahasiswa dalam aksi terkait JKA membuat saya tergugah untuk menulis ini. Kalimat itu berbunyi: “Panglima Pengecut.”

  • Pancuri Tujoeh di Musim Panen Aspirasi
    Celoteh-warga | 14 hari lalu
    Pancuri Tujoeh di Musim Panen Aspirasi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Di sebuah negeri yang tak perlu disebut namanya karena siapa pun yang mengikuti berita akan segera mengenal polanya dan musim anggaran kembali tiba. Ia tidak datang dengan hujan atau angin, melainkan dengan dokumen tebal bertajuk pokok-pokok pikiran (pokir), rapat-rapat senyap, dan bahasa resmi yang terdengar mulia namun sering berujung ganjil.

  • Untuk Bang Risman Rachman: Surat dari Seorang Murid dan Sahabat
    Celoteh-warga | 3 bulan lalu
    Untuk Bang Risman Rachman: Surat dari Seorang Murid dan Sahabat

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kabar tentang kondisi kesehatan Risman Rachman dengan penanganan di rumah sakit akibat masalah jantung pada 24 Januari 2026 membuat dada saya sesak. Ketika pemberitahuan itu muncul di dinding Facebook Shaivan Nur, seketika rasa takberdaya menyergap saya sedang berada di Jakarta begitulah saya sampaikan kepada Shaivan.

  • Warga Aceh Minta Inpres Diskresi untuk Perkuat Satgas Pemulihan
    Celoteh-warga | 4 bulan lalu
    Warga Aceh Minta Inpres Diskresi untuk Perkuat Satgas Pemulihan

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Seorang warga Aceh, Risman Rachman, mendorong pemerintah pusat menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang diskresi hukum guna memperkuat kewenangan Satuan Tugas Pemerintah dalam percepatan pemulihan Aceh. Usulan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran akan lemahnya daya eksekusi satgas lintas kementerian yang telah dibentuk.

  • Aceh dan Pos-Pos Ketakutan
    Celoteh-warga | 4 bulan lalu
    Aceh dan Pos-Pos Ketakutan

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Saya tak lagi ingat persis kapan peristiwa itu terjadi, hari dan tanggalnya hilang dari ingatan. Yang jelas, pagi itu kami berdua berangkat dari Banda Aceh menuju Lamno dengan sepeda motor Yamaha Scorpio keluaran 2004. Saat itu saya masih kelas dua STM. Motor itu dibelikan orang tua setelah proses negosiasi panjang, banyak diplomasi gagal, ganti merek, ganti jenis, hingga akhirnya air mata yang meluluhkan segalanya.

  • Membaca Bu Kek Siansu, Menemukan Mualem di Tengah Bencana Aceh
    Celoteh-warga | 4 bulan lalu
    Membaca Bu Kek Siansu, Menemukan Mualem di Tengah Bencana Aceh

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Malam ini aku lelah. Jadi kupilih membaca cerita silat sebelum rebah ke peraduan. Di luar, angin semilir menyusup lewat celah jendela. Negeri yang baru dirobek bencana masih menyimpan aroma amarah lumpur, suara tangis yang belum reda, dan harapan yang masih mencari pijakan.

  • Aceh: Kaya Energi, Miskin Mitigasi Ketika Genset Mati, Pelayanan Publik Ikut Mati
    Celoteh-warga | 5 bulan lalu
    Aceh: Kaya Energi, Miskin Mitigasi Ketika Genset Mati, Pelayanan Publik Ikut Mati

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Tulisan ini diawali dengan penjelasan tentang kondisi yang ironis di lumbung energi, yaitu Aceh, sebuah wilayah dengan potensi sumber daya alam (SDA) melimpah, khususnya di sektor energi (Gas Alam, Panas Bumi, Hidro), kembali dihadapkan pada kenyataan pahit. Insiden terbaru, matinya dua unit genset di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pemerintah Aceh, bukan sekadar gangguan teknis biasa. Ini adalah simbol kegagalan sistemik dalam mitigasi energi yang berdampak langsung pada pelayanan publik.

  • Mengapa Mualem Menangis?
    Celoteh-warga | 5 bulan lalu
    Mengapa Mualem Menangis?

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akhir-akhir ini, Mualem terlihat lebih mudah tersentuh. Setelah berkeliling ke berbagai wilayah terdampak bencana, ia menyaksikan langsung penderitaan rakyatnya, keluarga yang hilang entah ke mana, korban jiwa yang terus bertambah, harta benda yang lenyap, logistik makanan yang tak memadai, listrik padam, komunikasi lumpuh total, serta jalan dan jembatan nasional yang terputus hingga mengisolasi banyak daerah.

  • IBU SUSI, ANAK MUDANYA
    Celoteh-warga | 5 bulan lalu
    IBU SUSI, ANAK MUDANYA

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Tanpa mengecilkan peran siapa pun, izinkan saya mengatakan: Ibu Susi adalah anak mudanya! Saat pertama kali mendengar kabar banjir dan longsor melanda wilayah Tengah Aceh, bayangan saya langsung tertuju pada beratnya medan menuju Kota Takengon, Aceh Tengah. 

  • Kita Itu Siapa di Tengah Lumpur dan Gelap?
    Celoteh-warga | 5 bulan lalu
    Kita Itu Siapa di Tengah Lumpur dan Gelap?

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Aceh sedang tenggelam. Bukan hanya oleh air, tapi oleh narasi lama yang terus menempatkan manusia sebagai penguasa. Banjir bukan sekadar genangan, tapi cermin retak dari cara kita memandang diri: sebagai pusat, sebagai pemilik, sebagai penentu.

  • Lubok Sukon, Aroma Maulid dan Kenangan
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Lubok Sukon, Aroma Maulid dan Kenangan

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Saya hampir tak pernah melewatkan undangan Maulid di Desa Lubok Sukon. Bukan semata karena hidangannya yang menggoda, melainkan suasananya yang selalu menenangkan hati, sebuah kampung yang seolah tak tersentuh oleh hiruk pikuk modernitas.

  • Abdee Slank, Gitar, Luka, dan Ingatan
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Abdee Slank, Gitar, Luka, dan Ingatan

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Entah bagaimana perasaan Slank”terutama Abdee Negara, sang gitaris”saat membaca penjelasan Dispora Aceh yang hanya menyebut DPP Granat dan alasan administrasi serta retribusi yang belum tuntas. Seolah urusan kertas lebih penting dari urusan hati.

  • Simfoni Reformasi: Sekda dan Orkestra Birokrasi Aceh
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Simfoni Reformasi: Sekda dan Orkestra Birokrasi Aceh

    DIALEKSIS.COM | Celoteh Warga - Di tengah birokrasi yang kerap berjalan tanpa partitur, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA, tampil sebagai dirigen yang mencoba menyusun ulang not-not tata kelola pemerintahan. Dengan pendekatan manajerial yang sistematis, Nasir membangun ritme baru terlihat dari simfoni dimainkan untuk lebih tertata, lebih tegas, dan berorientasi pada kapabilitas.

  • Obituari Syamsulrizal II: Leaderhip yang Friendly
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Obituari Syamsulrizal II: Leaderhip yang Friendly

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Innalillahi wainnailaihirajiun...

    Kabar duka itu datang seperti guntur di pagi hari. Diawali sebuah pertanyan sederhana dari Ketua Departemen Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP USK melalui telepon.

  • Obituari: Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Obituari: Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pagi itu, kabar duka datang lebih cepat daripada doa yang kami persiapkan. Pada pukul 02.20 WIB, di Lambaro, Aceh Besar, Allah SWT memanggil pulang salah seorang guru besar hati bagi kami Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) dan mantan Wakil Bupati Aceh Besar.

  • Mencari Indonesia di Aceh
    Celoteh-warga | 6 bulan lalu
    Mencari Indonesia di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kemana arah telunjuk hendak kita arahkan sekiranya di tahun 2045 ada orang asing bertanya di mana kami bisa menemukan jejak Indonesia di Aceh? 

« 1 2 3 »