Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Kabar Gembira Pemudik! Tarif Ferry Merak-Bakauheni Dipangkas, Ada Refund

Kabar Gembira Pemudik! Tarif Ferry Merak-Bakauheni Dipangkas, Ada Refund

Minggu, 01 Maret 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Direktur Utama ASDP Heru Widodo memastikan hak penumpang yang telah membeli tiket sebelum kebijakan berlaku tetap terlindungi melalui mekanisme partial refund. [Foto: dok. ASDP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah menetapkan program stimulus berupa diskon tarif penyeberangan dan kebijakan single tarif pada periode Angkutan Lebaran 2026. 

Kebijakan tersebut didukung penuh oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku operator layanan penyeberangan nasional, guna mendorong kelancaran arus mudik dan memberikan keringanan biaya bagi masyarakat.

Dalam skema tersebut, ASDP mengimplementasikan diskon 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan yang setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Selain itu, kebijakan single tarif diberlakukan untuk menyamakan tarif layanan reguler dan express pada periode tertentu, sehingga pengguna jasa tidak lagi dikenakan perbedaan harga berdasarkan jenis layanan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo memastikan hak penumpang yang telah membeli tiket sebelum kebijakan berlaku tetap terlindungi melalui mekanisme partial refund

“Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Heru dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu (1/3/2026).

Kebijakan single tarif diterapkan di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VIA, terutama pada lintasan strategis Merak-Bakauheni yang menjadi salah satu jalur terpadat saat musim mudik.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengimbau masyarakat membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal keberangkatan. 

“Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen,” kata Windy. 

ASDP menyatakan optimistis kebijakan ini dapat membuat perjalanan Lebaran 2026 berlangsung lebih tertib, merata, dan nyaman. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI